LYRIC

Getir Menjadi Tawa Bila Ku Bersamanya

aku tak pernah lupa saat kali pertama
berjuang memilih kata hanya untuk menyapanya
terekam di ingatan, sore yang menyenangkan
mendengar renyah tawanya, menyelami hatinya
dan tenggelam di sana

untuk dia, untuk dia aku rela menulis ulang mimpi-mimpiku
getir menjadi tawa bila ku bersamanya

terekam di ingatan, sore yang menyenangkan
mendengar renyah tawanya, menyelami hatinya
dan tenggelam di sana

untuk dia, untuk dia aku rela menulis ulang mimpi-mimpiku
getir menjadi tawa bila ku bersamanya

untuk dia, untuk dia aku rela menulis ulang mimpi-mimpiku
getir menjadi tawa bila ku bersamanya
di sana, di sana aku menemukan yang hilang
mungkin hatiku, apapun itu, asalkan aku bersamanya, asalkan bersamanya

Loading...

Added by

admin

SHARE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

ADVERTISEMENT